Kunjungan Kerja Gubernur NTT dan Pertemuan Bersama Pemangku Kepentingan di Kabupaten Sumba Timur
Dalam rangka memperkuat sinergi pembangunan daerah, Melkiades Laka Lena melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan agenda pertemuan bersama para pemangku kepentingan daerah. Pertemuan tersebut mengusung tema “Pembangunan Ekonomi Kerakyatan untuk Menanggulangi Kemiskinan dan Stunting.”
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, sejumlah kepala dinas dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumba Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para camat, serta lurah dan kepala desa se-Kabupaten Sumba Timur.
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai upaya dan langkah konkret dalam menanggulangi persoalan kemiskinan dan stunting yang masih menjadi tantangan pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat desa.
Melalui pendekatan pembangunan ekonomi kerakyatan, pemerintah mendorong penguatan sektor-sektor produktif masyarakat, peningkatan ketahanan pangan keluarga, serta pemberdayaan ekonomi lokal sebagai strategi utama dalam menekan angka kemiskinan. Di sisi lain, upaya percepatan penurunan stunting juga menjadi perhatian penting melalui peningkatan layanan kesehatan, perbaikan gizi masyarakat, serta edukasi kepada keluarga mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi anak.
Forum ini juga menjadi ruang dialog bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan berbagai kondisi, tantangan, serta usulan program yang dapat disinergikan antara pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Diharapkan melalui kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, upaya penanggulangan kemiskinan dan stunting di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Sumba Timur, dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.